
Untuk para aktris pendukung, terdapat enam nomine, sama dengan nomine di kategori aktor pendukung sebelumnya. Ada lima belas nama tambahan yang saya rangkum mewakili penampilan terbaik versi saya sepanjang tahun 2012. Beberapa nama yang saya sebutkan ada screentime-nya yang hanya beberapa menit saja, menunjukkan betapa piawai dalam adegan yang singkat aktris-aktris ini meninggalkan kesan. Berikut nama-nama tersebut.
The Nominees:
(in alphabetical order)
- Emily Blunt, “Looper”

Untuk tampil menjadi sosok ibu pelindung, terkesan tangguh, berhasil menjadi sosok Amerika dengan aksen dan gestur yang meyakinkan.
- Anne Hathaway, “The Dark Knight Rises”

Untuk ‘oops’ yang tidak akan terlupakan. Gestur yang nakal dalam sosok Selina Kyle mengulurkan sisi komik, namun sorot mata dimainkan untuk menciptakannya manusiawi; transisi yang amat menarik.
- Karin Lischka, “Breathing”

Untuk semburat malu yang ditampilkan ketika mengakui kesalahan yang ia perbuat di masa lalu, namun menegaskan kesungguhan dan kasih sayang dengan sempurna lewat ekspresi dan intonasi.
- Carey Mulligan, “Shame”

Untuk penampilan meledak yang membuat kesan gadis lugu dalam “An Education” hilang seketika. Mengimbangi Fassbender tanpa cacat, bahkan diam-diam mencuri nyala dari sang aktor.
- Nazyra C. Noer, “Postcards from the Zoo”

Untuk menjadikan satu adegan di bathtub itu sebagai the funniest scene I’ve seen in 2012. Highlight dari satu momen jenaka dengan gestur, ekspresi, intonasi, bahkan kelenturan masa bodo yang menjadikannya hiburan tawa paling panjang yang sempat saya lontarkan.
- Édith Scob, “Holy Motors”

Untuk tampil tenang mengimbangi sang aktor, namun hadir brilliant lewat sudut mata dan kepekaan dalam menyembulkan reaksi. Tawanya menjelang film berakhir itu; golden!
Recap:
- Emily Blunt, “Looper”
- Anne Hathaway, “The Dark Knight Rises”
- Karin Lischka, “Breathing”
- Carey Mulligan, “Shame”
- Nazyra C. Noer, “Postcards from the Zoo”
- Édith Scob, “Holy Motors”
Honorable Mentions
Untuk para perempuan pendukung sepanjang tahun kemarin, beberapa nama yang juga saya sukai meliputi Rebel Wilson sebagai penyumbang tawa paling konsisten dalam “Pitch Perfect”; Emma Watson melepas jubah Hogwarts dalam “The Perks of Being a Wallflower” dan untungnya memulihkan keyakinan saya pada sosoknya setelah dibuat khawatir oleh penampilannya di “My Week with Marilyn”; duo pendukung dalam “Holy Motors”, Eva Mendez dengan ekspresi bisunya, dan Kyle Minogue dengan lantunan merdunya; Judy Dench dalam “Skyfall”, sebuah surat perpisahan yang pas untuk perannya dalam agen mata-mata tersebut; kekonyolan Isla Fisher dalam “Bachelorette” menjadi comic performance yang sayang untuk dilewatkan; Kristen Stewart menanggalkan kesan bintang dan menunjukkan kemampuan aktingnya dalam “On the Road”; dan Jessica Chastain yang terasa diredupkan oleh sang aktor, namun tetap hadir mengimbangi dalam “Take Shelter”.
Additional Performances Worth Mentioning
Trio dalam “Margaret”, Allison Janney, J. Smith-Cameron, Jeannie Berlin, hadir mewarnai barisan ensemble yang tampil tanpa pincang di tiap lini; Berenice Bejo untuk keritmisannya menari dan bermain dengan gestur dalam “The Artist”; Sarah Silverman untuk menjadi sosok histerikal dalam “Take This Waltz”; Susan Sarandon dalam “Jeff, Who Lives at Home” untuk perannya sebagai seorang ibu yang dihadapkan pada anak kuper macam Jeff; Cecilia Cheung dengan aspek antagonisnya dalam “Dangerous Liaisons”; dan terakhir Rachel Weisz dalam “The Bourne Legacy” untuk konsistensinya tampil menawan menjadi wanita di samping sang pahlawan.

















Keren tulisannya
Mulligan should win this kakak