
Berjumpa kembali di postingan tahunan “Tebak-Tebak Buah Manggis” ini yang seperti tahun lalu tentunya akan membahas mengenai prediksi saya untuk nominasi Oscar yang akan diumumkan besok malam di Amerika sana. Ada yang menarik untuk kali ini, karena jika biasanya kita cukup memilih judul atau nama yang kita yakini bisa merangsek ke posisi nomine, kali ini juga kita ikut diuji untuk menerka, berapa sepertinya jumlah film yang akan menjadi nomine kali ini. Jika tahun lalu semuanya sepuluh, kali ini dengan sistem voting yang diperbaharui (kita bahas ini nanti lebih lanjut), kemungkinan film yang akan menjadi nomine adalah rentang dari 5-10 slot. Film apa saja itu? Mari kita mulai prediksinya. Continue Reading »
Posted in Award Stuffs, oscar | Tagged Brad Pitt, Bridesmaids, George Clooney, Jean Dujardin, Jonah Hill, Meryl Streep, Michael Fassbender, Midnight in Paris, Oscar predictions, SAG, Terrence Malick, The Artis, The Descendants, The Tree of Life, Viola Davis, Woody Allen | 6 Comments »

Tahun ini nampaknya menjadi tahun yang tidak terkalahkan bagai The Tree of Life (review) di dunia maya, ataupun perkumpulan kritikus di belahan bumi sana, seperti serempak menobatkan film ini sebagai yang terbaik. Begitu jika ingin mengacu pada hasil polling dari Sight & Sound, Indiewire, maupun Village Voice. Banyak cerita yang dialami karya yang menghadapi porsi begitu lama di meja editing ini. Setelah meraih tepuk tangan riuh yang dibarengi dengan olokan tak kalah serempak di Cannes ketika premiere tahun lalu, film ini akhirnya meraih Palme d’Or di festival tersebut. Ada kisah lucu juga, setidaknya ketika membaca bagaimana reaksi orang-orang di linimasa Twitter yang dengan rajinnya berkicau mengenai reaksi penonton ketika menyimak film ini. Continue Reading »
Posted in The List | Tagged The Tree of Life, Drive, We Need to Talk About Kevin, Certified Copy, The Skin I Live In, Senna, A Separation, The Kid with a Bike, Sang Penari, The Adventures of Tintin: the Secret of Unicorn | 1 Comment »

Setelah saya berikan daftar nominasi untuk bagian pertama yang memuat sisi teknis, sekarang saya berikan bagian kedua yang memuat film, akting, dan skrip. Ketika saya melihat daftar nominasi yang dipilih, tentu terbersit harapan jika setidaknya ada pilihan saya yang nantinya berhasil diakui oleh Oscar. Namun, tentu bisa dilihat jika kemungkinan itu kecil sekali. Dari barisan nomine akting, masing-masing memiliki satu nomine yang kemungkinan besar akan mendapatkan nominasi Oscar tahun ini, dengan catatan satu nomine di kategori aktris terbaik telah menjadi nomine Oscar tahun lalu. Kategori Best Actor dan Actress adalah kategori yang saya pilih dengan melalui perdebatan alot (caileh!), hingga membuat saya melihat potensi lain yang dimiliki dari masing-masing nomine. Sementara, di kategori Adapted Screenplay, boleh dikatakan kategori yang paling kurus, minim skrip yang begitu menarik perhatian saya. Baiklah, ini dia pilihan saya kali ini.
Continue Reading »
Posted in Award Stuffs | Tagged Amy Adams, Another Year, Au Revoir Taipe, Brad Pitt, Certified Copy, Cold Weather, Elle Fanning, Lesley Manville, Marwencol, Mia Wasikowska, Michael Fassbender, michelle williams, Midnight in Paris, Mike Leigh, ryan gosling, Terrence Malick, The Tree of Life, Tilda Swinton, Tuesday After Christmas | 2 Comments »
December 28, 2011 by Awya

Setelah kemarin saya berikan film-film pilihan saya di tahun ini, maka sekarang saatnya saya mengumumkan nominasi dari ajang penghargaan “this-is-so-fun-to-do” alias AwyaNgobrol Awards yang sekarang menginjak tahun ketiganya. Jadi bagi yang belum sempat mengenal edisi sebelumnya, saya memiliki dua kategori, yaitu kategori utama yang mengadopsi Oscar dan kategori spesial yang lebih mengarah pada sub-kategori yang saya gabungkan dari berbagai kategori khusus di ajang-ajang sejenis, dengan catatan, tahun ini ada beberapa kategori yang dihapus. Untuk tahun ini film yang masuk kualifikasi adalah film-film yang disimak pada rentang 1 Januari-25 Desember 2011.
Untuk tahun ini sedikit berbeda karena kategorinya akan diumumkan dalam tiga postingan berbeda, dilengkapi dengan ulasan mengapa saya memilih nomine tersebut.
Untuk edisi sebelumnya bisa dilihat di sini: Nominees and Winners (2009), Nominees and Winners (2010).
Sekarang, mari kita mulai dengan memberikan apresiasi pada craft/technical category. Inilah pilihan saya tahun ini.
Continue Reading »
Posted in Award Stuffs | Tagged AwyaNgobrol Awards, Certified Copy, Cold Weather, Drive, Heartbeats, Martha Marcy May Marlene, Melancholia, Mission Impossible: Ghost Protocol, Rango, Senna, The Illusionist, The Skin I Live In, The Tree of Life, Transformers: Dark of the Moon, Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives | 1 Comment »
December 27, 2011 by Awya

“What a year!”, begitu riuh yang saya dengar lewat gemuruh maya di internet tentang etalase film-film di tahun ini. Boleh jadi demikian, saya pun begitu merasakan hal tersebut hingga rasanya untuk memilih sepuluh saja begitu sulitnya. Jika tahun lalu saya memilih lima belas film untuk honorable mention, maka tahun ini saya memilih enam belas film. Sebelum beranjak ke daftar tersebut, mari coba saya menengok ke belakang selama setahun ini. Continue Reading »
Posted in The List | Tagged A Separation, Another Year, Arrietty, Blue Valentine, Certified Copy, Cold Weather, Daddy Longlegs, Drive, Hanna, Jane Eyre, Like Crazy, Martha Marcy May Marlene, Marwencol, Melancholia, Mission Impossible: Ghost Protocol, Moneyball, My Joy, Nostalgia for the Light, Pina, Rango, Senna, The Arbor, The Illusionist, The Kid with a Bike, The Skin I Live In, The Strange Case of Angelica, The Tree of Life, Tuesday After Christmas, Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives, We Need to Talk About Kevin, X-Men: First Class | 10 Comments »
December 11, 2011 by Awya

Selalu saja bermunculan musisi muda berbakat tiap tahunnya yang kadang membuat kita terkagum dengan kepiawaiannya meracik musik. Tidak terlepas dengan daftar saya tahun ini. Ketika memilih sebuah album seperti ini, saya selalu berpatokan pada seberapa sukanya saya mendengarkan mereka, barisan lagu yang tersaji, atau bisa juga seberapa menariknya ketika album itu didengarkan menghadirkan sisi-sisi yang terkadang di luar dugaan. Kata orang satu lagu begitu bermakna, sedangkan satu album bisa jadi cermin sisi yang lebih besar. Jika kemarin saya sudah memberikan sepuluh lagu terbaik, mari kita lihat untuk albumnya. Tapi seperti biasa kita mulai dengan para para honorable mention dulu. Continue Reading »
Posted in The List | 3 Comments »
December 11, 2011 by Awya

Kita mulai rangkuman film sepekan ini dengan bertemu Pina (B+/B), dokumenter dari Wim Wenders yang semakin memperkaya sisi eksekusi berbeda dalam menceritakan sebuah dokumenter—setelah sebelumnya melihat The Arbor yang unik pula—dengan menghadirkan tarian sepanjang durasi berlangsung. Sebuah tontonan yang berhasil memanjakan mata dengan fotografi yang menawan. Paduan warna yang beragam hingga selaras dengan tarian kontemporer yang diperagakan. Cukup berani Jerman mengirim film ini berlaga di kancah Oscar, mengingat dokumenter sulit meraih perhatian. Namun, untuk sementara Pina masih melenggang masuk shortlist, andil dari komite eksklusif sepertinya berperan besar jika film ini berhasil masuk ke lima besar. Continue Reading »
Posted in Movie Review | Tagged Martha Marcy May Marlene, My Joy, Pina, Snowtown, The Help, The Skin I Live In, Tyrannosaur, We Need to Talk About Kevin, Win Win | Leave a Comment »
December 10, 2011 by Awya

“Everyday I’m shufflin’…” begitu kata LMFAO sepanjang tahun ini yang mungkin telah berhasil membuat sebagian orang kesal setengah mati (hey, engkau tetangga kost yang selalu memutar lagu ini keras-keras di pagi hari!). Namun ada benarnya juga, saya selalu mendengarkan lagu tiap hari, entah di kost, kantor, atau dalam perjalanan di tengah padatnya lalu lintas, selalu menyetelnya dalam mode shuffle (acak). Seninya sih begini, jadi ketika kita punya ratusan lagu di dalam gadget, biarkan sistem mengacaknya hingga memaksa kita untuk mendengarkan lagu tersebut hingga habis, kadang mengesalkan jika bertemu lagu yang kita benci (yang anehnya tetap tersimpan di gadget pula) namun dalam beberapa kasus, terbalik jadi menemukan lagu yang jarang tersentuh namun ternyata bagus ketika didengar secara utuh. Beberapa pilihan saya tahun ini ada dalam teritori tersebut. Sebelum menuju ke sepuluh besar, mari kita lihat para honorable mention dulu. Continue Reading »
Posted in The List | Tagged Calvin Harris, coldplay, Fucked Up, James Blake, Jamie Woon, Lana Del Rey, Lykke Li, M83, Midnight City, rihanna, The Antlers | 3 Comments »
Older Posts »